Budi Rachmat
Dalam perkembangan usaha anjak piutang di Indonesia, yang awalnya tidak populer, telah muncul kegiatan informal seperti cheque discounted sebelum dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 yang berusaha memformalkan kegiatan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami peran anjak piutang sebagai solusi cash flow bagi pelaku bisnis. Metodologi yang digunakan adalah analisis terhadap regulasi dan praktek anjak piutang dalam konteks hukum serta dampaknya terhadap dunia usaha. Hasil menunjukkan bahwa anjak piutang dapat menjadi alternatif pembiayaan yang memberikan likuiditas cepat untuk penjual, dengan cara pengalihan tagihan kepada perusahaan anjak piutang sehingga mengurangi risiko penagihan. Hal ini juga menunjukkan bahwa persaingan bisnis yang ketat mendorong pelaku untuk mencari solusi pembiayaan yang efisien dan menarik bagi pembeli, termasuk metode pembayaran yang fleksibel. Dengan demikian, anjak piutang bukan hanya menjadi bagian penting dari Lembaga Pembiayaan, tetapi juga sebagai instrumen yang membantu kelancaran operasional dan pertumbuhan bisnis.
@article{eb5f3086-ab5e-4d11-8080-67d1516317c9,
title={Factoring},
author={Budi Rachmat},
year={2026},
language={en}
}TY - JOUR TI - Factoring AU - Budi Rachmat PY - 2026 LA - en ER -
This paper addresses the challenge of assessing the feasibility of wind power plant projects at sites with insufficient or no local historic wind data
Important advances in electrochemical engineering technology over the last three decades have fostered the development of a lternative methods to alle
Increasing volumes of waste printed circuit boards from obsolete electronic equipment posed escalating environmental risks and resource losses due to
The leachability tests for manufacturing scrap TV boards (STVB) have indicated the release of metals beyond the limit levels with potential problems f